
Pulang sekolah, menyelam.
Anak suku bajau ini belum sampai rumah sudah tidak tahan untuk meloncat masuk ke dalam air. Kampung orang bajau kecil di Pulau Buton ini apakah masih berbentuk seperti ini atau sudah berubah, masih menjadi pertanyaan. Saya memotretnya hampir sepuluh tahun lalu. Namun memori visual ini memudahkan kita untuk memahami bagaimana dekatnya laut dengan kehidupan orang bajau.
Secara utuh tampilan visual ini –dengan rumah di atas air dan sosok anak “melayang” di air sebagai latar depan– membantu kita untuk memahami betapa berbedanya kehidupan mereka dengan kehidupan kita yang mayoritas berada di daratan. Bagaimana membesarkan anak-anak di lingkungan yang sekelilingnya air saja menjadi satu tantangan tersendiri, belum lagi bila mereka berpindah tempat tinggal, karena orang bajau dikenal juga sebagai pengembara lautan.
