
“Let us be silent, that we may hear the whispers of the gods.”|Ralph Waldo Emerson| (at Komodo Island)

“Let us be silent, that we may hear the whispers of the gods.”|Ralph Waldo Emerson| (at Komodo Island)

Tidak ada yang lebih melegakan ketika cerita foto demi cerita foto terunggah di garutpedia.com. Hasil jerih payah 20 pelajar SMA Garut selama kurang lebih empat bulan seolah terbayar ketika cerita-cerita yang penuh inspirasi dan membuka mata tentang Kota Garut ini bisa dinikmati khalayak Garut, Jawa Barat, hingga seluruh Indonesia dan Dunia.
Empat bulan lalu, kami mengawali program ini dengan lebih dari 50 pelajar yang mendaftar. Berjalannya waktu, secara alami para pelajar yang gigih dan mempunyai minat besarlah yang bertahan. Dan kini kita dengan bangga bisa menyaksikan karya-karya yang sudah bisa sebanding dengan karya fotojurnalis profesional.
Para peserta Garutpedia sudah bisa melihat tidak saja dengan mata harfiah, tetapi juga mulai terbuka mata hatinya. Mengungkap apa yang ada di balik permukaan, membuat yang biasa menjadi luar biasa. Dengan generasi muda seperti ini, kita semakin yakin akan masa depan Garut yang lebih partisipatif dan inklusif.

Jangan lupa hadir di pameran foto kita ya sahabat!
29 April-5 Mei 2013 di Alun-alun Kota Garut. Jalan Ahmad Yani.
Akhirnya pekerjaan selama 4 bulan membimbing adik2 SMA se Garut untuk menjadi fotojurnalis membuahkan hasilnya.

End of planting season 2013, 40 thousands trees planted in ONE corridor Halimun Salak, saving THREE forests. Greenweb through Pohonkita planted 7418 trees. #tnghs #forest #greenwebid #greencoridor (at Cipeteuy Village)

Otw to Halimun-Salak, end of planting season 2013.
Ini karya Aini , yang terpilih menjadi peserta terbaik program beasiswa fotografi Garutpedia. Semangat dan potensinya luar biasa.
Regenerasi Batik Garutan
Selasa, (26/03). Ibu Kenah atau pengelola Batik Garutan beken, tidak pelit untuk memberi ilmu kepada siapapun yang mau belajar membatik. Baik itu untuk lomba, untuk usaha, atau hanya sekedar hobi. Ibu Kenah mengaku bahwa beliau tidak takut tersaingi, karena kualitas batik buatannya dengan yang lain akan berbeda dan menurut Ibu Kenah rejeki pun tidak akan kemana. Ibu Kenah ingin melestarikan budaya yang ia kuasai untuk diwarisi, dan ia pun ingin meregenerasi batik garutan ini.
Motif Batik Garutan yang asli ada 5, yaitu merak, bulu hayam, angkin, kumeli, dan sada mukti. Juga, ada beberapa motif yang ditiru oleh suatu daerah yaitu adu manis, lereng sintung, suliga, dan siki bonteng. Beliau mengetahui segala macam motif batik yang ada dari dulu hingga sekarang tapi tidak pernah dibukukan, hanya ada di dalam karya-karya terdahulunya.
Awal usaha batik Garutan ini dimulai tahun 1965 oleh almarhumah ibunya Ibu Kenah, dan mulai dilanjutkan oleh Ibu Kenah dari tahun 1982.
Ibu Kenah selalu menggunakan motif buhun dalam setiap batik yang dibuatnya. Akan tetapi Ibu Kenah pun suka membuat batik corak moderen dengan meambahkan corak bunga dan kupu-kupu.
Ibu Kenah mendapatkan kain untuk proses membatiknya dari daerah Yogyakarta, canting dan malam didapatkan dari Tasik. Selain mempunyai usaha Batik Garutan Beken ini, Ibu kenah juga dengan rajinnya mengurus koperasi, dan membuka warung.
Ibu Kenah mempunyai seorang suami yang sakit stroke. Setiap hari Ibu Kenah mengurus suaminya dengan sabar dari mulai bangun tidur hingga tidur lagi. Seperti memandikan, memberi obat, dan menyuapi makan.
Aini Novianty – SMA Negeri 1 Garut

“A well-ordered life is like climbing a tower; the view halfway up is better than the view from the base, and it steadily becomes finer as the horizon expands."—William Lyon Phelphs. (at Schloss Karlsruhe)

“Relaxation means releasing all concern and tension and letting the natural order of life flow through one’s being.” |Donald Curtis| happy long weekend #2 #zoo #jakarta #relax (at Taman Margasatwa Ragunan)

8 lanes vs 1 lane. #travel #bangkok #traffic #taxi (at CentralWorld (เซ็นทรัลเวิลด์))