
A sunday morning @iar_indonesia #sungaiawan care, cure & rehabilitate orangutan to be wild again. #orangutanbaby #orangutan #ketapang #saveorangutan

A sunday morning @iar_indonesia #sungaiawan care, cure & rehabilitate orangutan to be wild again. #orangutanbaby #orangutan #ketapang #saveorangutan
Di penghujung tahun lalu, kembaran saya, Santi mengajak untuk pergi ke Komodo. Saya enggan bergabung karena sudah beberapa kali ke sana, namun keluarga belum pernah sehingga saya meminta mereka ikut. Hanya Anita –istri saya–, Adinda dan Atma –kedua buah hati saya–.
Saya, seperti orang-orang yang senang menjelajah alam umumnya, tentunya berupaya

“The evolution of the brain not only overshot the needs of prehistoric man, it is the only example of evolution providing a species with an organ which it does not know how to use.”|Arthur Koestler| (at MUSEUM NASIONAL INDONESIA)

The sacrifice which causes sorrow to the doer of the sacrifice is no sacrifice. Real sacrifice lightens the mind of the doer and gives him a sense of peace and joy. The Buddha gave up the pleasures of life because they had become painful to him.|Mahatma Gandhi| Kita seharusnya malu, ekonomi tumbuh karena konsumsi, bukan produksi. #RI70 #museum #jakarta #museumgajah #iphonesia (at MUSEUM NASIONAL INDONESIA)

“A nation as a society forms a moral person, and every member of it is personally responsible for his society.”|Thomas Jefferson|. #RI70 #museum #iphonesia #jakarta #weekend (at MUSEUM NASIONAL INDONESIA)

“Give me a museum and I’ll fill it.”|Pablo Picasso|. #museum #jakarta #heritage #weekend. (at MUSEUM NASIONAL INDONESIA)

Man vs machine… #bandarlampung #iphonesia

“Your life is an island separated from all other islands and continents. Regardless of how many boats you send to other shores or how many ships arrive upon your shores, you yourself are an island separated by its own pains, secluded in its happiness.”|Kahlil Gibran| #ujungkulon #iphonesia #banten #nationalpark (at Pulau Panaitan Ujung Kulon)

Sekitar 10 tahun yang lalu, saya dan beberapa teman pernah membuat majalah perjalanan/ petualangan dengan judul Jelajah. Waktu itu kami bersama FAJI (Federasi Arung Jeram Indonesia) menerbitkan bersama. Di penghujung 2004 kami sempat tawarkan ke beberapa ribu pembaca apakah Jelajah akan dijadikan reguler? Mereka menyambut antusias. Namun takdir berkata lain.
Saya saat itu diminta untuk menyiapkan dan menerbitkan National Geographic Indonesia. Tawaran yang sangat sulit untuk ditolak. Akhirnya selama kurang lebih lima tahun berikutnya waktu tersita untuk menerbitkan dan mengelola media tersebut. Di tahun 2010 saya mundur dari media tersebut dan membantu keluarga di Brussels.
Sekembali ke Indonesia, saya selama dua tahun terakhir ini mengamati media khususnya yang berkaitan dengan petualangan dan konservasi. Ternyata, tidak ada yang menyentuhnya. Mengapa?
Kami melihat peluang itu, dan kali ini mencoba menghadirkan secara lebih serius dan sekaligus lebih longgar JELAJAH. Seperti apa perkembangannya? Mungkin lebih baik mengalir saja, seperti kata mentor saya almarhum Budi Laksmono (kami bersama ketika beliau tewas di Ekspedisi Sungai Alas tahun 1986) tentang Sungai:
“Langit mendadak runduk kelabu
Di sini kita tak sempat lagi bicara tentang sepi dan
membenahi jejak mimpi selama ini
“Hidup tak perlu ditangisi”, katamu
Untuk memulai hidup ini dibutuhkan keberanian
Namun tak usah berlebihan
Karena gerimis luruh pun menyimpan kemungkinan
Sungai tak angkuh tengadah dipermainkan musim
Menjebak hidup kita dari gelombang tak terduga
“Hidup harus lebih dari sekedarnya”
Untuk itu JELAJAH bermoto Hidup Berarti (baca: Hidup harus lebih dari sekedarnya).

Little steps, fulfilling our heart… #forest #bogor #tnghs #westjava (at Hortowisata Ciputri)